Sunday, 11 October 2009

Abstrak Riset Tunjungan

Kawasan segi empat Tunjungan saat ini berupa permukiman penduduk bernama Kebangsren, Ketandan, Blauran Kidul, dan Blauran dengan kondisi lingkungan permukiman yang padat, tidak ada ruang terbuka hijau (100% coverage building), jalan lingkungan sempit, dan saluran drainase yang kurang terawat. Oleh karena itu kami mencoba memberikan solusi bagi keberlanjutan segi empat Tunjungan sesuai dengan fungsi dan citra lokal yang sudah terbentuk sebagai kampung ditengah Kota Surabaya menjadi Kampung Tunjungan Megapolitan yang nyaman dengan menggunakan metode deskriptif eksploratif, evaluative, development, hingga metode desain.

Konsep yang kami tawarkan selaras dengan rencana Pemkot Surabaya yang akan menjadikan segi empat Tunjungan sebagai CBD (Central Bussiness District) dengan mal, hotel, convention hall, maupun tempat fitness dalam satu blok. Program ini disebut one stop living dan one stop walking, dengan tanpa menghilangkan karakteristik kampung Tunjungan.

Riset Strategis

Penelitian strategis sesuai prioritas nasional, tim dari Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota mengirimkan satu proposal dengan judul Program Penataan Kampung Kumuh Perkotaan di Kawasan Segi Empat Tunjungan, Surabaya. Dalam pelaksanaannya, akan dilakukan pelaporan melalui media blog ini secara berkala, berupa; rencana kegiatan, data survei, foto-foto kegiatan, dan banyak lagi, semuanya akan dipublikasikan melalui media weblog ini. Semoga bermanfaat untuk semua...